Flower Power – Ishak

Life Journal of Ishakq in UNPAD

Kenapa memilih motor Honda Supra X 125 PGM-FI ?

September20

Sedari dulu saya menginginkan motor yang “gratest motorcyecle my money can buy”. Maka lahirlah beberapa kriteria :
1. Harus memiliki rem cakram (disc brake) baik depan maupun belakang, demi keamanan pengereman
2. Harus memiliki teknologi fuel injection (PGM-FI), untuk menghemat bahan bakar
3. Harus memiliki velg racing, untuk kestabilan
4. Kapasitas mesin di atas 100cc
5. Mencapai maksimum power pada putaran mesin (rpm) yang rendah.
6. Harus memiliki kemampuan untuk menggantung belanjaan harian berbentuk kantung keresek.
7. Banyak bengkel resminya
8. Mudah suku cadangnya.

Liat-lihat brosur banyak istilah aneh, setelah cari-cari ternyata ini artinya :
SDD (Rem cakram pada roda depan dan belakang)
SD (Single Disc – Rem cakram hanya yang depan)
R ( Racing)
CW (Cast Wheel = velg racing)
PGM-FI (Programmed Fuel Injection)


Maka pilihan saya jatuh ke honda supra 125 X PGM-FI. Kenapa ?

1. Memiliki rem cakram depan dan belakang (walaupun beda piston). Rem cakram memikin nilai tinggi bagi saya karena rem cakram lebih pakem sedangkan rem kanvas dalam waktu lama akan merusak velg, karena gesekan yang terjadi adalah antara kanvas dengan velg. Sedangkan pada rem cakram, gesekan terjadi antara kanvas dengan cakram.
2. Memiliki teknologi fuel injection
3. Memiliki velg racing untuk kestabilan dan lebih ringan dari velg jari-jari.
4. Kapasitas mesin 125cc
5. Mampu mencapai maksimum power pada 5000 rpm (bandingkan dengan supra X karburator yang 7500rpm)
6. Sepeda motor cub (bebek) pasti dapat dipasang gantungan keresek (tidak seperti motor sport)
7. Honda banyak memiliki bengkel resmi AHASS
8. Suku cadang honda ? jangan ditanya, pasti banyak lah

Spesifikasi lengkap dapat dilihat di sini, atau di sini.

KOMPARASI MERK LAIN :

1. Dahulu, saya sempat melirik yamaha, karena memang tarikan pada putaran mesin rendah memang bertenaga. Tapi sayang, sampai tulisan ini turun, tak ada produk yamaha yang memiliki rem cakram pada roda belakang, dan tak ada yang memiliki teknologi fuel injection (CMIIW).

2. Ketika melihat suzuki, memang ada yang punya rem cakram belakang dan injection, tapi kenapa ya, saya tidak tertarik. Padahal ada suzuki shogun yang diagram fuel-injectionnya bisa dilihat di sini.

3. Ketika melihat komparasi kapasitas bensin dalam satuan cc, kelihatannya keperluan saya berkendaraan di perkotaan tidak terlalu memerlukan cc besar. Memang bisa se-ngebut apa di kota bandung yang mulai sering macet ? Sehingga cc besar hanya akan terbuang sia-sia.

Nah saya ingin berbagi tips berdasarkan pengalaman saya memiliki motor ini.

1. Oli yang disarankan adalah oleh Honda adalah AHM OIL MPX-1 dengan kekentalan 10W-30. Oli Federal yang biasa ada di bengkel resmi honda (AHASS) dengan kekentalan 20W-50, kelihatannya sudah tidak cocok lagi dengan teknologi mesin Honda baru yang jarak antar komponen mesin semakin kecil. Dengan demikian, mesin motor honda baru memerlukan pelumas yang lebih encer . Menurut riset Honda Jepang, keenceran oli ini akan membuat kerja mesin semakin baik sehingga dapat menghemat bahan bakar sebanyak 8%.

2. Bahan bakar yang disarankan adalah yang beroktan 92, karena motor ini memiliki tingkat kompresi 9 : 1. Bukan berarti motor ini tak bisa jalan dengan bahan bakar biasa (bensin premium), tapi perubahan tenaga akan sangat terasa jika memakai bahan bakar beroktan 92, seperti pertamina pertamax 92, petronas primax 92, dan shell super 92. Pemakaian bensin beroktan 88 (seperti pertamina premium) hanya akan menghasilkan pembakaran karena tekanan, bukan karena percikan busi. Saya tidak menganggap ini sebagai kelemahan, karena pada motor baru, hampir semua tingkat kompresinya di atas 9:1. Jadi pemakaian pertamax bukan karena injection atau bukan, tapi karena rasio kompresi pada mesin. Saya lihat banyak motor yang rasio kompresinya sudah diatas 9:1 tapi tetep saya pakai bahan bakar premium, sehingga pembakaran yang terjadi tidak sempurna.

3. Jika ingin memasang gantungan keresek di depan, tidak bisa langsung dipasang pada body, karena akan menggesek bodi. Pasanglah bagasi (tempat menyimpan barang) depan, kemudian pasanglah gantungan itu pada bagasi depan (bukan pada body motor).

KELEBIHAN :

1. Teknologi fuel injection mampu memberikan volume bahan bakar secara akurat ke mesin sehingga mampu menghemat antara 10-15% bahan bakar. Sangat hemat bahan bakar. Penjelasan resmi honda mengenai fuel injection bisa dibaca di sini. Bahkan sudah ada bukunya di sini. Bahkan sebuah tugas akhir pernah membahas hal ini di sini.

Menurut situs ini, sistem injeksi yang diaplikasi pada Honda Supra X125 PGM-FI masuk kategori D-Jetronic. Dimana jumlah semprotan bensin diukur berdasarkan kevakuman di dalam intake manifold. Sensor yang mendeteksi kevakuman disebut absolute manifold pressure (MAP). Pada tipe ini tidak dilengkapi komponen penimbang udara masuk atau air flow meter. Komponen-komponen fuel injection ini antara lain :

a. Sistem bahan bakar
Komponen Supra X125 PGM-FI yang bertugas mengalirkan bensin dari tangki hingga mulut injektor antara lain: tangki bensin (fuel tank), saringan bensin (fuel suction filter), pompa bensin (fuel pump), pressure regulator, saluran balik bensin ke tangki, pipa penyalur bensin (fuel feed hose) dan injektor (injector).

b. Sistem induksi udara
Udara yang dihisap masuk ke dalam silinder melewati bebera komponen untuk diukur kevakumannya sebagai patokan jumlah bensin yang akan diinjeksikan. Selain itu juga melewati komponen pendeteksi kondisi udara.

c. Komponen sistem induksi udara pada Supra X125 PGM-FI meliputi: saringan udara, throttle body, intake manifold dan silinder. Di dalam throttle body terdapat manifold absolute pressure (MAP) sensor, intake air temperature (IAT) sensor dan katub gas yang pergerakan sudutnya dideteksi oleh throttle position (TP) sensor.

3. Sistem kontrol elektronik
Komponen yang termasuk sistem kontrol elektronik yaitu seluruh sensor-sensor yang mendeteksi beberapa kondisi mesin. Sensor yang terdapat pada Supra X125 PGM-FI antara lain: MAP sensor, IAT sensor, TP sensor, engine oil temperature (EOT) sensor, bank angle sensor (BAS) dan ignition pulse generator.

2. Banyaknya sensor elektronis pada technologi fuel injection membuat bahan bakar terbakar lebih sempurna sehingga mengurangi emisi gas buang.

3. Banyaknya sensor temperatur dan ketinggian tanah elektronis pada technologi fuel injection mampu membuat campuran bahan bakar dan udara lebih sempurna sehingga motor ini tak memerlukan choke.

4. Waktu perawatan lebih singkat (hanya 15 menit), karena proses perawatan karburator yang banyak makan waktu bisa dilewati.

5. Proses perawatan fuel injection cukup 10.000-15.000km sekali. (Bandingkan dengan karburator yang 2000 km sekali)

6. Bank Angle Sensor (sensor kemiringan) membuat motor ini mati jika berada di sudut 30 derajat (sudut terjatuh) sehingga bensin tidak terus mengalir. Dengan demikian kebakaran dalam kecelakaan dapat dicegah.

7. Ketika mencapai kecepatan tertentu (diatas 30 km / jam), maka motor ini dapat menyusul kendaraan lain dengan mudah sekali, walaupun kendaraan yang dituju sudah melaju jauh di depan. Saya jadi sering tersenyum ketika ada motor dengan knalpot berisik ngajak balapan dengan start lampu merah. Biarin aja dia duluan, pasti tak lama kemudian saya bisa mengejarnya dengan mudah. (asal jangan diadu dengan motor racing aja, ngak fair kan ?). Tenaga 125cc ini sangat terasa dalam perjalanan ke luar kota.

8. Gigi satu mampu mencapai kecepatan yang lumayan.

Kelemahan :

1. Dibandingkan dengan motor berkaburator (bukan fuel injection), memang tenaga terasa agak kurang pada putaran rendah, tapi ketika mencapai kecepatan tertentu (diatas 30 km / jam), maka motor ini dapat menyusul kendaraan lain dengan mudah sekali, walaupun kendaraan yang dituju sudah melaju jauh di depan. Kelemahan ini dapat dikompensasi dengan menambah tekanan udara pada ban. Setingan tekanan udara ban berdasarkan seting pabrik (29psi pada ban depan,33psi pada ban belakang) memang nyaman karena dapat menyerap benturan dengan permukaan jalan yang tak rata secara lebih baik. Tapi pasti akan mengurangi tenaga. Saya naikkan tekanan ban jadi 40psi dan saya serahkan urusan kenyamanan pada shock breaker dan motor masih dapat digunakan pada jalan batu secara nyaman.

2. Masih ada bengkel kelas pinggir jalan yang tak memahami teknologi fuel injection. Tapi tak masalah. bengkel resmi AHASS banyak bertebaran. Dan jika anda mudik lebaran, biasanya Honda menyediakan pos-pos khusus honda. Menurut saya pribadi, dengan teknologi fuel-injection maka jika terjadi kesalahan (error) pada system injection, pencarian kesalahan dapat didapat dengan mudah melalui error-code yang bisa didapat di sini.

3. Sistem ECU (Engine Control Unit) atau sering disebut ECM (Electronic Control Module) pada sistem fuel injection banyak bergantung pada kelistrikan. Karena itu jika anda bukan ahli modifikasi, sedapat mungkin faktor kelistrikan sebisanya biarkan standard.

4. Sedapat mungkin bagian kelistrikan tidak disemprot dengan air bertekanan tinggi seperti yang ada di tempat-tempat cuci motor. Tekanan yang dikurangi atau Tekanan air dari ledeng masih Ok.

5. Denger-denger (walaupun saya belum pernah membuktikan), harga motor injection memiliki harga jual kembali yang lebih rendah dibanding dengan motor berkarburator. Tapi hal ini saya anggap sebagai ketakutan dari orang-orang dan bengkel yang tidak mengerti teknologi fuel injection. Kalaupun perbaikan sistem injection dinilai lebih mahal dari perbaikan karburator, maka penghematan bahan bakar yang ternikmati selama ini bisa menutupinya bukan ? Atau hal ini terjadi karena tujuan pembelian motor adalah untuk dimodifikasi, sementara tabel fuel injection biasanya sulit dirubah, kecuali oleh bengkel resmi pada tingkat tertentu.

Menurut situs ini, Sistem injeksi yang diaplikasi pada Honda Supra X125 PGM-FI masuk kategori D-Jetronic. Dimana jumlah semprotan bensin diukur berdasarkan kevakuman di dalam intake manifold. Sensor yang mendeteksi kevakuman disebut absolute manifold pressure (MAP). Pada tipe ini tidak dilengkapi komponen penimbang udara masuk atau air flow meter .

Komponen injeksi Supra X125 PGM-FI secara keseluruhan tampak seperti gambar di bawah. Jika dibandingkan dengan bahasan sebelumnya (Komponen Dasar Motor Injeksi) memang tidak semua komponen injeksi terpasang pada Supra X125 PGM-FI.

Kelengkapan komponen injeksi disesuaikan kebutuhan dari motor itu sendiri. Terkadang sensor-sensor atau komponen lainnya memiliki perbedaan istilah atau nama meskipun memiliki persamaan fungsi.

1. Sistem bahan bakar
Komponen Supra X125 PGM-FI yang bertugas mengalirkan bensin dari tangki hingga mulut injektor antara lain: tangki bensin (fuel tank), saringan bensin (fuel suction filter), pompa bensin (fuel pump), pressure regulator, saluran balik bensin ke tangki, pipa penyalur bensin (fuel feed hose) dan injektor (injector).

2. Sistem induksi udara
Udara yang dihisap masuk ke dalam silinder melewati bebera komponen untuk diukur kevakumannya sebagai patokan jumlah bensin yang akan diinjeksikan. Selain itu juga melewati komponen pendeteksi kondisi udara.

Komponen sistem induksi udara pada Supra X125 PGM-FI meliputi: saringan udara, throttle body, intake manifold dan silinder. Di dalam throttle body terdapat manifold absolute pressure (MAP) sensor, intake air temperature (IAT) sensor dan katub gas yang pergerakan sudutnya dideteksi oleh throttle position (TP) sensor.

3. Sistem kontrol elektronik
Komponen yang termasuk sistem kontrol elektronik yaitu seluruh sensor-sensor yang mendeteksi beberapa kondisi mesin. Sensor yang terdapat pada Supra X125 PGM-FI antara lain: MAP sensor, IAT sensor, TP sensor, engine oil temperature (EOT) sensor, bank angle sensor (BAS) dan ignition pulse generator.

SPARE PARTS
Butuh komponen motor, lihat pada dokumen ini Spare Part Component PC_SupraX125PGMFi

Nah itulah pengalaman dan opini pribadi saya. Mungkin beda dengan orang lain. Semoga bisa bermanfaat.

PRANATA LUAR
1. Honda PGM-FI Technology.
2. PGM-FI.
3. Beberapa video terkait teknologi Honda PGM-FI.
4. Kelompok pemilik Supra 125 PGM-FI di facebook.

PRANATA DALAM
1. Penjelasan Fuel Injection.
2. Memilih bahan bakar.

posted under Automotive, KnowHowTo
60 Comments to

“Kenapa memilih motor Honda Supra X 125 PGM-FI ?”

  1. On October 14th, 2010 at 8:39 am admin Says:

    @rifat
    Ada beberapa kemungkinan, salah satunya adalah fuel injection tersumbat sehingga aliran bahan bakar tidak lancar. Hal ini dapat terjadi karena bensin yang kurang bersih. Silakan di bawa aja ke bengkel untuk diagnosis lebih lengkap

  2. On June 13th, 2011 at 1:18 pm ardi Says:

    kenapa ya kok terasa boros sekali..sy baru servis gratis 2 kali..gnti oli sekali..kilmternya baru 1500..? apkah blm di stel ya?

  3. On June 13th, 2011 at 1:20 pm ardi Says:

    knPA KOK GAK NGIRIT SPERTI YG DIBERITAKAN,,APKAH KRN SY GUNAKAN PERTMINA PREMIUM?

  4. On July 25th, 2011 at 10:19 pm AMD Radeon Says:

    wih, saya jadi pengen beli, tapi tetap mau pake premium

  5. On December 12th, 2011 at 8:52 am billy Says:

    Saya juga salah satu dari pemilik motor supra pgm-fi. .
    motor ini sangat enak dan ringan dalam tarikannya, kalo mw diaduh dgn mtr 125 yang laen pgm- fi yang paling unggul dalam tarikannya yang super responsif.
    irit dan jangan lupa motor ini tidak enak tarikannya jika di pakai oili yg kental, kalo me yang enek sih castro power 1 new yang bisa buat motor ini tambah ngacir dan mesin jadih lebih halus. coba aja sendiri.
    smoga bermanfaat. ! ! !

  6. On January 2nd, 2012 at 7:11 pm Ferdinand Says:

    Om w mo nanya nih katanya Supra x PGM FI ada kelemahan. Kalau sering dipakai bepergian jauh, usia motor injection tidak akan lama. benar ga sih…..

  7. On January 29th, 2012 at 5:38 am jae Says:

    Artikelnya sangat komprehensif, lengkap..
    Ada beberapa link yang sudah mati,

  8. On February 10th, 2012 at 8:49 pm dekasper Says:

    gan,ane jg unpad ney,salam kenal,hehhe,,,
    ane jg br beli dan tadi beli pertamax,,rupanya pertamax plus cmn beda 400 perak,tau gitu plus aje,,tapi satu yg ane takutin itu cuci motornya gmn?apa ga boleh yg pake snow wash gitu?bilang ama tukang cucinya dipelanin tekannanya??mohon info2nya,,,tapi info yg agan beri da mantap kok

  9. On March 11th, 2012 at 4:57 pm willy Says:

    met kenal broth.. sy juga rider supra x 125 tapi msh yg model kuno..

    http://willykk.wordpress.com/2010/12/27/honda-supra-x-125/

    good job mybro,.. jgn lupa selalu isi prettAmaatt yaah atw shell 😀

  10. On January 10th, 2016 at 11:46 am Daniel Says:

    Ada jual fuel pump Honda supra 125 R injection second hand? Mohon info nya

Email will not be published

Website example

Your Comment:

 
// // added //
// // added //